Klasifikasi Ilmiah:
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Caryophyllales
Famili: Cactaceae

Kaktus adalah tumbuhan favoritku. Kenapa? Karena kaktus itu unik, keren, dan aku merasa ada kemiripan antara kaktus dan diriku. Jangan pikir kalau wajahku berduri-duri seperti kaktus! Wajahku mulus kok, layaknya manusia.. Terus, dari apa dong? Yah pokoknya ada deh, hehe…

Wahai para manusia, cintailah kaktus!!

Lebih dari 2000 jenis kaktus ada di belahan bumi. Dari 100 an marga, kaktus dikelompokan menjadi 3 suku: Preskioidea, Opuntodeae dan Cereoidea. Jenis Preskioidea biasanya mempunyai daun dan berduri.
Jenis kaktus tertentu seperti Hylocereus undatus ternyata dapat berbuah dan bisa dimakan. Salah satunya buah naga yang bercitarasa manis, asam dan segar.
Dibalik aroma segarnya buah naga kaya manfaat. Banyak orang percaya buah ini dapat menurunkan kolesterol dan penyeimbang gula darah. Buah naga mengandung vitamin C, beta karoten, kalsium, karbohidrat dan tinggi serat yang dapat memperlancar proses pencernaan dan mampu pengikat zat karsinogen penyebab kanker.

Kaktus pir berduri memiliki bentuk pipih dan gilig (bundar) dengan dua tipe duri dan mereka memproduksi bunga serta buah. Masyarakat Meksiko sudah sejak lama mengobati penyakit dan keluhan ringan dengan kaktus. Suku-suku India dan Meksiko telah menggunakan kaktus sebagai berbagai bahan makanan, mulai sup, selai, hingga keju. Hal ini karena tuntutan iklim membuat pengolahan makanan menyesuaikan semua kebutuhan. Bahkan tak jarang kaktus digunakan seperti lidah buaya, menyembuhkan iritasi atau luka minor pada kulit. Efek anti-peradangan kaktus sangat cepat melawan gigitan serangga, gatal-gatal kemerahan bahkan reaksi alergi.

Tak disangka, walaupun tumbuhan ini dipenui oleh duri, tapi kaktus mengandung berbagai manfaat. Sekali lagi kita belajar, “Don’t judge a book by its cover.” Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa kaktus kaya akan Flavonoid. Flavonoid sangat dikenal terutama atas kemampuan antioksidan sehingga disebut “pengubah respon biologi alami”. Tak lain zat ini mampu mendukung mengubah reaksi tubuh terhadap alergen dan virus.

Dari berbagai sumber